Thursday, 17 May 2018

Pengolahan limbah B3 rumah sakit

Limbah rumah sakit sering kali mengeluarkan limbah yang berbahaya atau dikenal dengan sebutan limbah B3 , Limbah yang dihasilkan rumah sakit tidak bisa dibuang begitu saja ke tempat tempat pembuangan sampah umum , perlu penanganan khusus untuk mengolah limbah B3 dari rumah sakit , berikut ini adalah jalur yang tepat dalam menangani sampah/limbah berbhaya dari rumah sakit .


PEMILAHAN LIMBAH  BERDASARKAN KATEGORY LIMBAH


Sebelum di olah ke proses selanjutnya, limbah - limbah tersebut harus dikelompokkan berdasarkan ketegorinya :

kode label sampah rumah sakit


  1. Untuk limbah infeksius dan limbah patologi, dimasukkan ke dalam tempat sampah  plastik yang berwarna kuning. 
  2. Untuk limbah farmasi  yang expire ( kadaluarsa), dimasukkan ke dalam tempat sampah plastik yang berwarna coklat. 
  3. Untuk limbah sitotoksis merupakan limbah yang berasal dari sisa obat kemoterapi ( perawatan kanker ) yang harus dimasukkan pada tempat sampah  plastik berwarna ungu. 
  4. Untuk limbah medis padat dan tajam seperti jarum suntik, ( Ujung infus ),  botol obat , pecahan gelas, harus disimpan dalam safety box /  container. 
  5. Untuk limbah yang termasuk kategory radioaktif yang merupakan sisa dari penggunaan bahan medis atau dari laboratorium yang mengandung zat radioaktif harus disimpan dalam tempat sampah plastik yang berwarna merah.



PENGEMASAN DALAM KANTONG PLASTIK 


pengemasan dalam plastik limbah B3



Selanjutnya kalau tempat sampah plastik itu sudah penuh , kemudian angkat plastik dalamnya , ingat.... ! plastik dalamnya harus juga diberi warna dan label yang jelas berdasarkan kategory sampah , seperti warna kuning , merah biru , dan diberi keterangan yang jelas juga . 



PENGEPAKAN LIMBAH B3 RUMAH SAKIT 


Packing kardus rumah sakit


Kantong - kantong plastik itu kemudian masukkan ke dalam box yang tertutup rapat dan KEDAP , harus bisa mencegah masuknya serangga atau hewan perusak lainnya .

Limbah - limbah B3 yang sudah di packing ini kemudian di simpan di tempat penyimpanan sampah sementara, untuk kemudian selanjutnya diangkut ke tempat packing dan mesin incinerator


PENGANGKUTAN LIMBAH B3 RUMAH SAKIT 

Limbah - limbah yang sudah dikemas rapih tersebut kemudian diangkut , dengan menggunakan kendaraan yang berbeda - beda , maksudnya untuk limbah bukan klinik dibawa ke mesin kompaktor ( mesin press ) , sedangkan limbah yang termasuk klinik dibawa ke mesin incinerator . 

Kendaraan hendaknya dibersihakn setiap hari , jika ada kemungkinan terjadi kebocoran limbah dan berceceran di bak kendaraan maka harus selalu dibersihkan setiap hari . 

Selama proses pengangkutan limbah B3 ini semua orang / operator yang terlibat harus menggunakan alat - alat keselamatan  APD ( alat - alat pelindung diri ) yang memadai seperti sarung tangan , masker , kaca mata , apron , sepatu,  dll 

Dan selama proses pengangkutan semua limbah - limbah ini harus dilengkapi dengan dokumen manifest , manifest ini sebagai bukti atau surat jalan bahwa mereka ( pengangkut ) telah mengangkut barang dari tempat penimbunan sampah ( TPS ) ke tempat kompactor ( limbah non medis ) dan ke mesin incinerator ( limbah medis )

Abu / arang hasil dari ruang mesin incinerator kemudian diserahkan pada pihak ke tiga untuk distabilkan agar kandungan partikel logam tidak memaparkan racun perusak lingkungan . Jika sudah stabil maka abu dibiarkan tercampur dengan tanah 



REFERENSI ARTIKEL : 

No comments:

Post a Comment