Thursday, 12 April 2018

Persyaratan teknis incinerator

Mesin incinerator adalah sebuah alat yang berfungsi untuk membakar sampah , terutama untuk membakar sampah rumah sakit , dimana sampah-sampah tersebut jika dibuang ke tempat sampah umum akan membahayakan bagi lingkungan , contohnya sampah medis bekas obat-obatan , potongan tubuh manusia bekas operasi , entah amputasi maupun penyakit seperti kanker / tumor . Sebagai solusi harus dibakar dengan menggunakan mesin incinerator. Pengadaan mesin incinerator harus melalui serangkaian sertifikasi dan perijinan , dan ada beberapa persyaratan teknis yang harus dipenuhi diantaranya adalah :
  1. Efisiensi pembakaran > 99,95% 
  2. Temperatur pada ruang bakar utama ( primary chamber ) minimum 800 deg C ( temperator operasional )
  3. Temperatur pada ruang bakar ke-2 ( secondary chamber ) minimum 1000 deg C ( temperatur operasional ) dengan waktu tinggal minimum 2 detik 
  4. Memiliki alat pencemaran udara ( misalnya wet scrubber ) 
  5. Memiliki ketinggian cerobong minimal 14 meter dari permukaan tanah 
  6. Memenuhi baku mutu emisi 

Dan berikut ini kami berikan keterangan selengkapnya yang disertai dengan gambar-gambar 


Ruang bakar 



Persyaratan teknis incienerator
Ruang bakar utama mesin incienrator 



Gambar diatas adalah sebuah ruang bakar utama , sebuah incienrator harus mempunya dua ruang yakni ruang utama dan ruang bakar ke-2 , nah suhu ruang utama minimal 80 deg C sebab pada ruangan  utama ini berfungsi untuk membakar limbah / sampah medis sedangkan ruang bakar ke-dua berfungsi untuk membakar gas/asap yang dihasilkan dari ruang bakar pertama , gas yang dihasilkan mungkin saja masih mengandung logam - logam berat yang sangat berbahaya bagi atmosfer jika dilepas langsung ke udara , itulah sebabnya masih harus dibakar dulu di ruang bakar kedua ini , dan suhu ruang bakar yang ke-dua ini diharuskan memiliki suhu minimal 1200 deg C


Memiliki alat pengendali pencemaran udara ( wet scrubber ) 

contoh wet scrubber
wet scrubber

Gas hasil pembakaran dari ruang bakar kedua masih saja mengandung CO2 , jadi masih belum bisa dilepas ke udara bebas , perlu alat tambahan lain yang berfungsi untuk mengikat CO2 dan sisa-sia logam berat yang masih terkandung di dalam gas . Alat ini bekerja seperti air hujan yang mengikat asap ketika terjadi kebakaran hutan di wilayah kalimantan , Bukankan kabut asap juga akan hilang seiring terjadinya hujan , begitulah wet scrubber bekerja , didalam wet scrubber terdapat nozzle yang berfungsi untuk memercikkan air , sehingga air akan berubah menjadi percikan , asap akan dilewatkan di dalam percikan tersebut , sehingga logam berat dan CO2 akan masuk kedalam percikan air tersebut , kemudian air tersebut kita olah lagi menggunakan IPAL ( installasi pengolahan air limbah )

Memiliki ketinggian cerobong minimal 14  meter dari tanah 



Sebuah incinerator harus dilengkapi dengan cerobong ( chimey ) dengan ketinggian minimal 14 meter dari permukaan tanah. Pada chimey tersebut harus diberi lubang dan tempat pijakan ( catwalk ) yang berfungsi untuk mengambil sample udara , untuk di uji di laboratorium.




No comments:

Post a Comment