Friday, 6 April 2018

Persyaratan pengadaan mesin incinerator

Artikel ini saya tulis hanya sebagai pelengkap artikel - artikel lainnya , tujuannya hanya sebagai tambahan informasi untuk kawan - kawan yang ingin membeli / pengadaan sebuah mesin incinerator maka beberapa hal berikut ini harus menjadi bahan pertimbangan :

Api mesin incinerator
Mesin incinerator 



  • Pengadaan bangunan TPS (Tempat Penyimpanan Sementara) sampah medis dan abu incinerator, jadi di samping bagunan incinerator juga harus disiapkan bangunan/ tempat penyimpanan barang / limbah medis yang akan dihancurkan , atau abu hasil pembakaran dari mesin incinerator .

  • Bangunan pelindung incinerator , Bangunan incinerator ini wajib hukumnya sebab untuk melindungi mesin incinerator dari panas dan hujan 
  • Mesin Incinerator harus memenuhi persyaratan teknis yakni mengacu pada Surat Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan kepada Menteri Kesehatan No. 97 tahun 2015, PP No.101/2015 dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 56 Tahun 2015 , Dalam peraturan tersebut memuat : adanya feeding sistem ( Sistem memasukkan limbah ) , wet scrubber , cerobong dengan tinggi lebih dari 14 meter, ruang bakar pertama operasional dengan suhu minimal 800 derajat celcius, ruang bakar kedua operasional dengan suhu minimal 1.000 derajat celcius, memiliki lubang pengambilan untuk uji emisi pada cerobong, memiliki fasilitas pendukung pengambilan sampel uji emisi (tangga) dan hasil uji emisi memenuhi Kep 03 Bapedal Tahun 1995 serta dilengkapi dengan digital data Recorder (fasilitas data rekam untuk melengkapi operasional incinerator)
  • Sebuah mesin Incinerator harus lolos uji Emisi Incinerator oleh laboratorium terakreditasi (rekomendasi KLH : Lab. Sucofindo, Lab. BTKL, Core Lab, Uni Lab) untuk 3 (tiga) kondisi, 14 parameter sesuai dengan Kep 03/Bapedal/9/1995
  • Mesin incinerator harus memiliki izin pengoperasian incinerator dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KLH).
  • Harus memiliki izin Tempat Penyimpanan Sementara limbah dari Kementrian Negara Lingkungan Hidup (KLH).

  • Desain incinerator , fabrikasi dan instalasi, start up, commissioning dan training operator secara langsung (tidak melalui pihak ketiga)


  • Persyaratan teknis incinerator mengacu pada Keputusan Kepala Bapedal Kep 03/Bapedal/9/1995 dan Kep.205/Bapedal/07/1996.


  • Persyaratan teknis bangunan TPS mengacu pada Keputusan Kepala Bapedal Kep 01/Bapedal/9/1995


  • Sistem penyediaan air bersih dan penyediaan solar, berikut tangkinya


  • 1 (satu) unit Panel Control menggunakan Programmable Logic Control (PLC).


  • Cerobong, sampling platform dan cat walk , Ini digunakan sebagai pijakan kaki inspektor untuk mengambil sample emisi /gas yang keluar dari dalam cerobong.


  • Consumable parts selama 1 (satu) tahun , ini adalah tugas dari si pembuat incinerator


  • Maintenance tools 1 (satu) set . Termasuk kunci - kuci dan peralatan lainnya untuk memperbaiki incinerator jika ada kerusakan.


  • Penanaman pohon peneduh atau pohon pelindung yang rimbun setinggi 4 meter di sekeliling incinerator. Tujuannya adalah untuk membantu mengikat CO2 yang keluar dari dalam mesin incinerator


  • Biaya incinerator : sesuai kebutuhan dan berdasarkan kualitas incinerator (kualitas barang, kemudahan operasional & pemeliharaan dan efisiensi biaya).


  • Biaya TPS + bangunan pelindung : sesuai kebutuhan dan berdasarkan kualitas konstruksi (kualitas konstruksi, kemudahan operasional & pemeliharaan dan efisiensi biaya).




No comments:

Post a Comment