Friday, 20 October 2017

Polusi udara akibat penggunaan mesin incinerator yang tidak sempurna



Sebuah mesin incinerator jika sedang dioperasikan akan menghasilkan sebuah polusi , baik itu polisi yang berupa pencemaran udara , hingga pencemaran akibat abu hasil pembakaran .

Umumnya pembakaran yang dihasilkan dari pembakaran dalam mesin incinerator berupa :
  • Partikulat
  • Logam berat
  • Dioksin
  • Furan
  • Sulfur dioksida
  • Asam hidroklorat.
  • Hidrokarbon
  • SO2
  • HCl
  • CO
  • NOx
Pembakaran plastik yang tidak  sempurna ( Temperaturnya kurang ) biasanya akan melepaskan dioksin ke udara. Itulah sebabnya untuk insinerator modern didesain sedemikian rupa untuk mencapai pembakaran dengan suhu tinggi, sehingga plastik yang dibakar menjadi sempurna dan tidak akan melepaskan dioksin , untuk menghasilkan pembakaran sempurna biasanya dibutuhkan suhu 850 derajat selsius , ini tujuannya tidak lain adalah untuk memecah dioksin .

Emisi gas lainnya dari polusi akibat pennggunaan mesin incinerator adalah CO2 sebagai hasil dari proses pembakaran sempurna dan ini adalah wajar dan normal . Untuk 1 ton sampah padat dapat menghasilkan 1 ton gas CO2 . Dari 1 ton sampah padat tadi jika sampah dibuang ke tempat pembuangan akhir ( TPA ) , dalam 1 ton sampah padat bisa menghasilkan 62 meter kubik metana .

Sedangkan polusi udara lainnya dari penggunaan mesin incinerator ini adalah :
  • Sulfur dioksida
  • Asam hidroklorat
  • Logam berat
  • Partikel halus
  • Uap
Untuk membersihkan semua polutan - polutan akibat penggunaan mesin incinerator yang tidak sempurna dilakukan dengan jalan  filtrasi partikel .



Sumber informasi :  https://id.wikipedia.org/wiki/Insinerasi

No comments:

Post a Comment