Tuesday, 25 September 2018

Membuat incinerator dengan blower motor bensin

Kalau yang terpikir oleh kita sebuah mesin incinerator itu harganya mahal dan ribet , Perlu diketahui bahwa peraturan dalam menangani limbah B3 saat begitu ketat , dan salah satu upaya yang kita lakukan adalah dengan memanfaatkan teknologi pengolahan limbah B3 . Dan dalam artikel berikut ini saya akan mengulas sebuah alat sederhana yang berfungsi untuk membakar sampah . Untuk menciptakan sebuah alat pembakar ini mungkin hanya memerlukan beberapa juta saja. Dan videonya simak saja berikut ini :




Perhitungan dalam membuat mesin incinerator dengan motor bensin 

Ini hanya perhitungan saya saja untuk wilayah pulau Jawa per saat ini ( saat artikel ini saya buat ) Harga mungkin saja berubah , mengingat harga masing - masing komponen di tiap - tiap daerah tidak sam . Saya asumsikan beberapa juta saja sebab perhitungan saya adalah sebagai berikut :

  • Motor bensin jika merk Honda 5 PK harganya kini sekitar 3,5 jt , sedangkan kalau merk - merk yang biasa sekitar 1-1,5 jt 
  • Rangka saya butuh 4 batang , dan asumsikan harganya RP 300.000 Per batang , jadi kalau 4 batang butuh sekitar 1,2 jt 
  • Untuk saat ini kesampingkan dulu pemakaian bata tahan api ( castable brick ) jadi sebagai dinding saya mengganti dengan menggunakan plat esser . Kalau beli baru kita harus beli satu lembar , dan perkiraaan saya kira-kira harganya 4 jt . Saran saya kalau hanya akan digunakan sendiri , mending beli plat esser yang bekas saja , sebab kita membayar sesuai yang kita pakai saja , maksudnya jika hanya butuh 1/2 meter maka yang akan kita bayar adalah seharga 1/2 meter , nantinya yang kita bayar sesuai dengan beratnya , nanti plat besi akan ditimbang , Untuk saat ini harga per kilo sekitar RP 10.000,- 
  • Untuk blower ,  kita bisa membuatnya sendiri atau bisa juga beli yang langsung jadi 

Cara pembuatan mesin incinerator 


Proses pembuatan rangka mesin incinerator
Pembuatan dinding incinerator 

Pembuatan tempat pembakaran 

Untuk membuat box / kotak pembakaran saya rasa tidak terlalu rumit , saya rasa semua bengkel tukang las bisa membuatanya . Besi UNP-50 yang sudah kita persiapkan tadi dipotong - potong kemudian di las dengan menggunakan las listrik hingga membentuk sebuah kotak , lalu setelah jadi kemudian tempelkan plat esser tadi .


Pembuatan blower 

Jika kita tidak bisa membuatnya , kita bisa bawa ke bengkel tukang las , tinggal kasih saja contohnya , bagus lagi kalau kitya siapkan gambarnya , Untuk bisa ditempelkan pada as mesin bensin kita bisa menggunakan as yang dibubut . lalu kita kunci dengan pin dan baut .

Monday, 21 May 2018

Burner mesin incinerator | Alat pembakar

Kami adalah salah satu produsen mesin incinerator , produk kami sudah banyak tersebar di beberapa rumah sakit , mulai dari skala puskesmas hingga rumah sakit , sebagai salah satu produsen mesin incinerator tentunya kami menyediakan spare part mesin incinerator buatan kami , salah satunya adalah burner , kami menyediakan beberapa macam burner mesin incinerator , mulai dari buatan Thaiwan , China , buatan Swedia , dan Korea .




HP/ WA : 087878633656 - 082330333556 



ANEKA MACAM BURNER MESIN INCINERATOR 


Burner dengan bahan bakar GAS 


Jual burner
Jual burner di Jakarta



Burner dengan bahan bakar Minyak 



Pusat burner di Bandung
Burner murah


FUNGSI BURNER 


Pada dasarnya burner ini hanya digunakan untuk membakar saja , entah digunakan untuk mesin incinerator atau digunakan untuk membakar sampah domestik . Dalam kasus tertentu , burner ini hanya digunakan untuk pemantik saja , sedangkan secara kontinue yang akan membakar sampah adalah sampah itu sendiri , kita hanya cukup menghembuskan angin yang kita kirim menggunakan blower. ( Baca juga : Prosedur mengoperasikan mesin incinerator  )

Burner , selain digunakan untuk pembakar dalam mesin incinerator , juga digunakan untuk membakar hewan unggas yang mati , sehingga bangkai hewan ternak tidak dibuang begitu saja ke sungai .


INFORMASI HARGA DAN CARA PEMESANAN BURNER 


Untuk spare part sebenarnya saya lebih suka chat di WhatsAPP  dari pada di telpon , terutama untuk penggantian part , kenapa saya lebih suka menggunakan pesan via WA karena saya bisa mengirim foto , video , dll . Nomer seri atau spesifikasi lainnya  bisa saya kirim via WA.

Pemesanan tergantung stock di kota kami , ada beberapa type yang ready stock , dan jika sedang tidak ada stock kami perlu membuatnya.

Sedangkan soal harga, silahkan call kami , nomer contact saya ada di atas. Saya tidak bisa mencantumkan harga disini , sebab harga burner ini tidak stabil , mengikuti nilai mata uang dolar , namanya juga barang impor .

Masih soal harga , saya masih belum bisa ngasih disini sebab perlu dikonfirmasi ulang dengan anda , ada beberapa pertanyaan yang harus kami peroleh diantaranya :

  • Mau burner dengan bahan bakar apa ? 
  • Apakah akan dilengkapi dengan control panel , sebab kalau penggantian part biasanya control panel sudah tersedia . 
  • Terus apakah minta di install ke rumah anda atau tidak 





Saturday, 19 May 2018

Teknologi pengolahan limbah B3

Saat ini peraturan pemerintah dalam hal menangani limbah B3 sangat ketat , ini dilakukan semata-mata untuk menyelamatkan lingkungan , untuk itu dalam pengolahan limbah B3 diperlukan teknologi yang mutakhir , ini untuk memastikan bahwa pengolahan limbah B3 tidak mencemari lingkungan .


Teknologi pengolahan limbah B3


Proses pengolahan limbah B3 secara fisik dan kimia 

Proses pengolahan limbah B3 secara kimia : 

  • Dengan cara reduksi - oksidasi ( redoks ). 
  • Dengan cara elektrolisasi.
  • Dengan cara netralisasi 
  • Pengendapan 
  • Stabilisasi 
  • Absorbsi / penyerapan 
  • Penukaran ion 
  • Dengan cara pirolisa 



Pengolahan limbah B3 secara fisik : 

  • Pembersihan gas : Electrostatic presipitator , wet scrubing , absorb dengan karbon aktif 
  • Pemisahan cairan dengan benda padat : Centrifugasi , dengan klarifikasi , Dengan cara koagulasi , filter , floating , sedimen , thickening . 
  • Penyisihan komponen : adbsorbsi , kristalisasi , dialisa , electrodialisa , leaching , dll 



TEKNOLOGI PENGOLAHAN LIMBAH 


Untuk saat ini ada banyak metode dalam pengolahan limbah B3 untuk sektor industri, namun yang paling populer adalah Chemical conditioning , Solidification / Stabilization , dan incineration  dan berikut ini saya akan menjelasakan satu per satu .


Chemical conditioning 

Tujuan utama pengolahan limbah dengan chemical conditioning  : 
  • Menstabilkan senyawa dalam organik dalam lumpur . 
  • Mengurangi volume dengan cara mengurangi kandungan air dalam lumpur . 
  • Menghancurkan patogen dalam lumpur . 
  • Memanfaatkan hasil samping dari proses ini seperti misalnya gas methane yang dihasilkan dari proses digestion. 
  • Mengamankan agar lumpur yang akan dibuang ke lingkungan adalah aman. 

Cara/ tahapan pengolahan chemical conditioning 


  • Concentration thickening : Tujuan dari tahap awal ini adalah mengurangi volume lumpur , pada tahap awal dari proses ini adalah dengan cara meningkatkan kandungan padatan, alat  yang sering digunakan dalam tahapan ini adalah gravity thickener dan centrifuge. 
  • Threatment , stabilization and conditioning : Tujuan utama dari proses ini adalah untuk menstabilkan senyawa organik dan menghancurkan patogen ( bakteri , virus , kuman , dll ) 
  • De-watering : tahapan ini bertujuan untuk menghilangkan atau mengurangi kandungan air dalam lumpur , proses yang terlibat dalam hal ini adalah  drying bed , filter press , centrifuge , belt press . 
  • Disposal / pembuangan   : Adalah pembuangan akhir limbah B3 , dan sebelum proses pembuangan biasanya ada tahapan sebelumnya yakni pyrolysis , wet air oxidation , composting . dan tempat disposal ini bisanya adalah sanitary landfill , crop land dan injection well . 


Solidification / Stabilization 


Selain menggunakan metode chemical conditioning , teknologi lain yang digunakan dalam teknologi pngolahan limbah B3 adalah solidification / stabilization. Tujuan utama dari metode ini adalah untuk mencegah / mengurangi laju migrasi ( perpindahan ) dari racun , caranya adalah dengan mencampurkan zat adiktif pada limbah . Proses solidification ini terdiri dari 6 golongan yakni :


  • Macroencapsulation : suatu cara untuk membungkus limbah B3 dengan matriks struktur yang besar. 
  • Microencapsulation : yakni proses yang sama dengan macroencapsulation ( pembungkusan ) namun bedanya pada sistem ini pada tingkat mikroskopik . 
  • Precipitation
  • Adsorbsi : bahan pencemar diikat secara electrokimia 
  • Absorbsi , proses solidifikasi bahan pencemar dengan bahan padat 
  • Detoxification , proses mengubah suatu senyawa  beracun menjadi senyawa lain yang tingkat toxic nya kurang atau tidak ada sama sekali . 

Media yang sering digunakan dalam solidifikasi / stabilisasi inia dalah semen , kapur dan bahan thermoplastik

Incineration 

Adalah suatu proses penghancuran limbah dengan cara dibakar. Mesin pembakar ini disebut mesin incinerator , limbah B3 dimasukkan ke dalam suatu mesin yang berbentuk tabung  atau kotak ,kemudian ke hembuskan api ke dalamnya , Cara ini adalah cara yang tercepat dalam mengolah limbah B3 , proses pengolalahn limbah B3 dengan metode incineration ini memiliki nilai samping yang bisa kita manfaatkan diantaranya adalah : energy panas yang dihasilkan digunakan untuk memanaskan boiler , dan boiler menghasilkan uap , uap ini digunakan untuk menggerakkan generator set raksasa , Di eropa sudah ada suatu kota yang sumber listrinya diambil dari tenaga uap ayng dihasilkan oleh pembakaran incinerator ini . Jenis mesin incinerator yang sering dipakai adalah jenis rotary kiln ,












Thursday, 17 May 2018

Pengolahan limbah B3 rumah sakit

Limbah rumah sakit sering kali mengeluarkan limbah yang berbahaya atau dikenal dengan sebutan limbah B3 , Limbah yang dihasilkan rumah sakit tidak bisa dibuang begitu saja ke tempat tempat pembuangan sampah umum , perlu penanganan khusus untuk mengolah limbah B3 dari rumah sakit , berikut ini adalah jalur yang tepat dalam menangani sampah/limbah berbhaya dari rumah sakit .


PEMILAHAN LIMBAH  BERDASARKAN KATEGORY LIMBAH


Sebelum di olah ke proses selanjutnya, limbah - limbah tersebut harus dikelompokkan berdasarkan ketegorinya :

kode label sampah rumah sakit


  1. Untuk limbah infeksius dan limbah patologi, dimasukkan ke dalam tempat sampah  plastik yang berwarna kuning. 
  2. Untuk limbah farmasi  yang expire ( kadaluarsa), dimasukkan ke dalam tempat sampah plastik yang berwarna coklat. 
  3. Untuk limbah sitotoksis merupakan limbah yang berasal dari sisa obat kemoterapi ( perawatan kanker ) yang harus dimasukkan pada tempat sampah  plastik berwarna ungu. 
  4. Untuk limbah medis padat dan tajam seperti jarum suntik, ( Ujung infus ),  botol obat , pecahan gelas, harus disimpan dalam safety box /  container. 
  5. Untuk limbah yang termasuk kategory radioaktif yang merupakan sisa dari penggunaan bahan medis atau dari laboratorium yang mengandung zat radioaktif harus disimpan dalam tempat sampah plastik yang berwarna merah.



PENGEMASAN DALAM KANTONG PLASTIK 


pengemasan dalam plastik limbah B3



Selanjutnya kalau tempat sampah plastik itu sudah penuh , kemudian angkat plastik dalamnya , ingat.... ! plastik dalamnya harus juga diberi warna dan label yang jelas berdasarkan kategory sampah , seperti warna kuning , merah biru , dan diberi keterangan yang jelas juga . 



PENGEPAKAN LIMBAH B3 RUMAH SAKIT 


Packing kardus rumah sakit


Kantong - kantong plastik itu kemudian masukkan ke dalam box yang tertutup rapat dan KEDAP , harus bisa mencegah masuknya serangga atau hewan perusak lainnya .

Limbah - limbah B3 yang sudah di packing ini kemudian di simpan di tempat penyimpanan sampah sementara, untuk kemudian selanjutnya diangkut ke tempat packing dan mesin incinerator


PENGANGKUTAN LIMBAH B3 RUMAH SAKIT 

Limbah - limbah yang sudah dikemas rapih tersebut kemudian diangkut , dengan menggunakan kendaraan yang berbeda - beda , maksudnya untuk limbah bukan klinik dibawa ke mesin kompaktor ( mesin press ) , sedangkan limbah yang termasuk klinik dibawa ke mesin incinerator . 

Kendaraan hendaknya dibersihakn setiap hari , jika ada kemungkinan terjadi kebocoran limbah dan berceceran di bak kendaraan maka harus selalu dibersihkan setiap hari . 

Selama proses pengangkutan limbah B3 ini semua orang / operator yang terlibat harus menggunakan alat - alat keselamatan  APD ( alat - alat pelindung diri ) yang memadai seperti sarung tangan , masker , kaca mata , apron , sepatu,  dll 

Dan selama proses pengangkutan semua limbah - limbah ini harus dilengkapi dengan dokumen manifest , manifest ini sebagai bukti atau surat jalan bahwa mereka ( pengangkut ) telah mengangkut barang dari tempat penimbunan sampah ( TPS ) ke tempat kompactor ( limbah non medis ) dan ke mesin incinerator ( limbah medis )

Abu / arang hasil dari ruang mesin incinerator kemudian diserahkan pada pihak ke tiga untuk distabilkan agar kandungan partikel logam tidak memaparkan racun perusak lingkungan . Jika sudah stabil maka abu dibiarkan tercampur dengan tanah 



REFERENSI ARTIKEL : 

Tuesday, 15 May 2018

Limbah B3 | Definisi dan cara pengolahannya

Limbah B3 - bahan - bahan berbahaya - material ini identik dengan bahaya dan beracun , limbah ini timbul akibat pengolahan manusia , entah itu pengolahan bahan-bahan industri ataupun pengolahan bahan tambang . Contoh dari limbah B3 akubat pengolahan limbah industri misalnya zat kimia , dan merkuri akibat pengolahan tambang emas . Bahan - bahan berbahaya ( B3 ) itu bisa saja masuk ke dalam zat cair , zat padat dan gas . Jika itu terkontaminasi dengan lingkungan maka dampaknya akan sangat buruk bagi lingkungan.

DEFINISI LIMBAH B3 

Menurut BAPEDAL 1995

Limbah B3 ialah setiap bahan sisa (limbah) suatu kegiatan proses produksi yang mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3) karena sifat (toxicity, flammability, reactivity, dan corrosivity) serta konsentrasi atau jumlahnya yang baik secara langsung maupun tidak langsung dapat merusak, mencemarkan lingkungan, atau membahayakan kesehatan manusia.

Menurut PP  No.18/1999

Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) adalah sisa suatu usaha dan/atau kegiatan yang mengandung bahan berbahaya dan/atau beracun yang karena sifat dan/atau konsentrasinya dan/atau jumlahnya, baik langsung maupun tidak langsung dapat mencemarkan dan/atau merusakkan lingkungan hidup, dan/atau dapat membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lain”


BENTUK LIMBAH B3 



Limbah cair




Contoh pencemaran limbah cair 

Gambar diatas merupakan salah satu contoh pencemaran air sungai akibat pabrik yang membuang limbah ke sungai , jika limbah itu mengandung bahan B3  maka seluruh ekosistem yang berkaitan dengan aliran sungai akan menjadi tercemar.

Limbah padat



limbah padat yang dibuang oleh pabrik
Pencemaran lingkungan akibat limbah padat  
Limbah padat ini biasanya dibuang oleh pabrik / industri , hasil pengolahan barang-barang yang sudah tidak dipakai dibuang begitu saja ke tempat pembuangan sampah atau ke tempat - tempat umum , jika di dalamnya mengandung bahan - bahan berbahaya ( B3 ) maka itu akan membahayakan bagi lingkungan.


Limbah gas


Limbah gas akibat operasi pabrik
Pencemaran udara akibat gas / asap

Akibat operasi pabrik atau kegiatan lain yang melakukan pembakaran akan mengakibatkan asap atau gas , dan gas ini akan mencemari atmosfir kita , jika asap itu mengandung zat berbahaya  ( limbah B3 ) dan masuk ke komplek masyarakat maka akan mengakibatkan berbagai masalah pernafasan pada manusia. Limbah asap seperti gambar diatas tidak hanya ditimbulkan oleh pabrik saja , namun juga disebabkan oleh pembuangan limbah asap dari mesin incinerator , namun kini limbah asap dari incinerator seperti itu sudah di minimalis dengan diterapkannya penggunaan wet scrubber


SIFAT DAN KLASIFIKASI LIMBAH B3


Suatu limbah tergolong sebagai bahan berbahaya dan beracun ( Limbah B3 ) jika ia memiliki sifat-sifat tertentu  seperti misalnya : explosive ( meledak ), mudah teroksidasi, Flammable ( mudah menyala), mengandung racun ( tocix ), bersifat korosif ( corrosive ) , menyebabkan iritasi pada kulit, atau menimbulkan gejala-gejala gangguan kesehatan seperti karsinogenik,  dan mutagenik.

Mudah meledak (explosive)

( EXPLOSIVE ) Semua bahan atau benda yang dapat menghasilkan efek ledakan, didalamnya juga termasuk bahan - bahan yang dalam campuran tertentu atau jika mengalami pemanasan matahari, gesekan dengan benda lain, mendapatkan tekanan saat pemuatan akan mengakibatkan ledakan.

Contoh
  • Amonium nitrate
  • Amonium perchlorate
  • Amonium picrate
  • Detonator untuk ammunisi
  • Diazodinitrophenol
  • Dinitropenol
  • Dynamite
  • Bubuk mesiu
  • Picric acid
  • TNT
  • Nitro Glycerine
  • Amunisi
  • Bubuk untuk blasting)

Pengoksidasi (oxidizing)

Karena sifat alami yang dimiliki oleh bahan ini , bahan  ini dapat menimbukan api ketika kontak dengan material yang mudah terbakar ( Flammable )  dan dapat menimbulkan ledakan . Contoh bahan oxidising ini adalah :

  • Calcium hypochlorite
  • Sodium peroxide
  • Ammonium dichromate
  • Ammonium perchlorate
  • Chromium nitrate
  • Copper chlorate
  • Ferric nitrate
  • Potassium bromate
  • Tetranitromethane
  • Zinc permanganate

Bahan yang mudah menyala (flammable) 

Adalah semua bahan yang mudah menyala dengan sendirinya , bahan - bahan yang mudah menyala ini bisa dalam berbagai macam wujud , ada yang padat , cair dan gas .

Contoh bahan- bahan yang mudah menyala :

  • Sulpur
  • Pospor
  • Picric acid
  • Magnesium
  • Alumunium powder
  • Calcium resinate
  • Celluloid
  • Dinitrophenol
  • Hexamine.


Beracun (moderately toxic)

Beracun / toxic adalah semua bahan yang dapat menyebabkan kematian atau cidera pada manusia jika tertelan ke dalam mulut atau terhirup atau bisa juga akibat kontak dengan kulit

Contoh barang beracun :

  • Cyanohydrin
  • Calcium cyanide
  • Carbon tetrachloride
  • Dinitrobenzenes
  • Epichlorohydrin mercuric nitrate

Radioaktif 

Yang karena sifat alaminya bahan - bahan ini akan menimbulkan / memancarkan radiasi aradioaktif , contohnya :
  • Uranium
  • 90Co
  • Tritium
  • 32P
  • 35S
  • 125I
  • 14C


CARA PENGOLAHAN LIMBAH B3



Proses pengolahan limbah B3
Contoh pengolahan limbah B3

Tata cara pengolahan limbah B3 masing - masing benda ada caranya sendiri - sendiri , semua bahan tidak bisa ditangani dengan hanya menggunakan satu metode saja , seperti misalnya :

Proses pengolahan secara kimia :


  • Reduksi-Oksidasi  atau disingkat dengan istilah Redoks adalah istilah yang menjelaskan berubahnya bilangan oksidasi (keadaan oksidasi) atom-atom dalam sebuah reaksi kimia.
  • Elektrolisasi : adalah cara penguraian suatu elektrolit dengan menggunakan arus listrik. Pada sel elektrolisis ini  reaksi kimia akan terjadi jika arus listrik dialirkan melalui larutan elektrolit.
  • Netralisasi, proses penetralan 
  • Presipitasi / Pengendapan 
  • Solidifikasi / Stabilisasi
  • Absorpsi ( penyerapan ) 
  • Penukaran ion
  • Pirolisa



Proses pengolahan limbah secara fisik :

Pembersihan gas

  • Elektrostatik presipitator
  • Penyaringan partikel
  • Wet scrubbing : Menyerap kandungan logam berat dalam gas
  • Adsorpsi dengan karbon aktif


Pemisahan cairan dengan padatan :

  • Sentrifugasi
  • Klarifikasi
  • Koagulasi
  • Filtrasi
  • Flokulasi
  • Floatasi
  • Sedimentasi ( Pengendapan ) 
  • Thickening

Penyisihan komponen-komponen yang spesifik : 

  • Adsorpsi
  • Kristalisasi
  • Dialisa
  • Electrodialisa
  • Leaching
  • Reverse osmosis
  • Solvent extraction
  • Stripping


Pembakaran : 

Sekarang ini sudah diciptakan sebuah alat pembakar limbah B3 dan alat itu disebut mesin incinerator , semua limbah akan dibakar dan nanti limbah yang dihasilkan oleh mesin incinerator ini akan diolah lagi,  oleh alat yang namanya IPAL , WET SCRUBBER , sehingga tidak akan ada limbah yang tersisa.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Referensi artikel :

Saturday, 12 May 2018

Cara mengolah limbah B3

Cara pengolahan limbah B3 bisa dilakukan kimia, biologi dan fisik , dan berikut ini keterangannya


MENGOLAH LIMBAH B3 DENGAN CARA KIMIA


Stabilisasi 


Stabilisasi adalah suatu proses yang dilakukan dengan cara penambahan suatu zat  ke dalam limbah, penambahan zat kimia ini dilakukan dengan tujuan untuk meminimalkan kecepatan  perpindahan ( migrasi )  limbah untuk mengurangi toxic ( racun ) dari limbah itu sendiri .

Solidifikasi 

Solidifikasi adalah suatu proses dengan menggunakan zat aditif berdasarkan sifat fisik alami dari limbah itu sendiri (seperti yang telah ditentukan sebagai kriteria teknis dari kekuatan limbah, tekanan limbah, dan permeabilitas)

Tujuan dari cara stabilisasi dan Solidifikasi ini adalah untuk mereduksi  racun dan mobilitas perpindahan limbah.
Peranan zat aditif dalam proses stabilisasi :


  1. Memperbaiki metode penanganan dan karakteristik fisik limbah beracun . 
  2. Mengurangi  area permukaan yang dilalui dimana dapat  mengurangi kontaminasi yang terjadi. 
  3. Membatasi / mengurangi kelarutan dari berbagai polutan yang ada di limbah yang berbahaya . 
  4. Mengurangi toksisitas ( racun ) dari kontaminan


Contoh bahan yang bisa digunakan untuk proses stabilisasi dan solidifikasi : Semen, kapur dan bahan - bahan termoplastik.


MENGOLAH LIMBAH  B3 DENGAN CARA DIBAKAR ( INSINERASI )


Pengolahan limbah B3 dengan cara pembakaran ( insinerasi )

Metode pemusnahan limbah ini terutama untuk barang-barang solid ( bukan cairan ) limbah B3 di bakar di dalam sebuah mesin yang disebut mesin incinerator , dalam pelaksanaan pembakaran limbah B3 ini pemerintah mengatur dengan aturan yang sangat ketat , tujuannya untuk memastikan bahwa tidak akan menimbulkan dampak /efek bagi lingkungan , entah itu berupa emisi gas buang maupun abu / debu .


MENGOLAH LIMBAH B3 DENGAN CARA BIOLOGI


Bioremediasi 

Bioremediasi adalah suatu proses pengolahan limbah dengan cara menambahkan bakteri dan mikroorganisme lain untuk mendegradasi (  mengurai  ).  Disaat proses degradasi berlangsung, enzim-enzim yang diproduksi oleh mikroorganisme ini memodifikasi polutan beracun dengan mengubah struktur kimia polutan ( racun )  tersebut, proses seperti ini dikenal dengan peristiwa  biotransformasi ( mengubah dengan bantuan mikroorganisme ) . Dalam banyak kasus proses biotransformasi ini berujung pada biodegradasi . Polutan yang tadinya beracun akan berubah menjadi tidak beracun.

Vitoremediasi 

Dan cara yang kedua adalah metode vitoremediasi adalah dengan cara penggunaan tumbuhan untuk mengabsorbsi ( menyerap ) racun dan mengakumulasi bahan-bahan beracun yang ada di tanah.

Kedua proses ini ( bioremediasi dan vitoremediasi )  sangat bermanfaat dalam mengatasi pencemaran oleh limbah B3 dan biaya yang diperlukan untuk mengolah limabah B3 lebih murah dibandingkan dengan metode kimia atau membakar . Namun dibalik kelebihan , tentu ada kekurangannya , dan kekurangannya dari kedua proses tersebut adalah membutuhkan waktu yang relatif lama untuk mengolah limbah B3.



Thursday, 10 May 2018

Spare part | Komponen mesin incinerator

Kami sebagai salah satu pembuat mesin incinerator , tentu kami menyediakan beberapa spare part mesin incinerator kami siapkan untuk antisipasi jika mesin incinerator yang kami buat mengalami trouble , dan berikut ini adalah beberapa spare part mesin incinerator "


SPARE PART MESIN INCINERATOR 



Tangki bahan bakar mesin incinerator
Tangki bahan bakar kapasitas 650 liter  


Sesuai dengan persyaratan pengadaan mesin incinerator , sebuah incinerator harus dilengkapi dengan dengan tangki bahan bakar , entah itu solar maupun gas , selain itu mesin incinerator juga harus dilengkapi dengan tangki air yang cukup ( silahkan baca : Persayaratan mesin incinerator )




-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Thermocouple 

-------------------------------------------------------------------------------------------------------


Piping kit 

Piping kit ini di dalamnya mengalir bahan bakar dari tangki bahan bakar menuju ke burner .


-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tiger loop
Tiger loop 

Tiger loop , berfungsi sebagai penyambung ( connector ) antara pipa-pipa dengan burner , biasanya didalamnya mengalir bahan bakar .


-------------------------------------------------------------------------------------------------------


semen perekat bata api
Repair cement kit 

Semen , fungsinya sama seperti semen pada bagunan rumah kita , sebagai perekat bata anti api . Dalam satu sack semen bata ringan ini isinya 25 kg .



-------------------------------------------------------------------------------------------------------
termocouple
heavy duty termocouple


-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Fire cement ht
High Temp Black Mastic 310ml

-------------------------------------------------------------------------------------------------------

fire rope
Fire rope 

-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Spare part burner
Max Gas 250 Gas Fired Burner

Alat ini disebut dengan burner , dalam bahasa kita disebut pembakar , jadi alat inilah yang mengeluarkan api, untuk bahan bakarnya bisa menggunakan GAS LPG , GAS LNG , Solar , bahkan ada juga yang menggunakan minyak jelantah .


-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Control panel
Control panel 

Control panel pada sebuah mesin incinerator berfungsi sebagai pusat control electrical . Disinilah operator menyalakan dan menghentikan operasi mesin incinerator .



-------------------------------------------------------------------------------------------------------


generator set
Generator set 

Saya rasa kita semua sudah pada tau barang apa ini , ialah genset , sebagai pengganti power jika aliran listrik padam.


-------------------------------------------------------------------------------------------------------



bata tahan api untuk isolasi mesin incinerator
Bata anti panas 

Inilah bata anti panas yang sering kami gunakan sebagai isolasi untuk mesin incinerator, daya tahan panasnya luar biasa , bata ini selain digunakan untuk pelindung panas mesin incinerator, sering juga digunakan untuk dinding pemanggang pizza hut . 



-------------------------------------------------------------------------------------------------------


pembuatan mesin wet scrubber
Wet scrubber 

Wet scrubber ini berfungsi untuk mengontrol gas emisi , sebelum dilepas ke udara , kandungan gas buang mungkin saja masih mengandung zat-zat berbahaya , untuk itu perlu di saring lagi dengan menggunakan wet scrubber ini , di dalam wet scrubber ini terdapat air yang dipercikkan , jadi cara kerja dari wet scrubber ini seperti hujan yang menyerap kabut asap ketika terjadi kabut asap di Sumatera dan kalimantan .